Lompat ke konten utama
S Simple CV
Cara kerja Fitur FAQ Blog
English Español Português (Brasil) Français Deutsch Türkçe Bahasa Indonesia
Buat CV Saya

Tips Karier

Berapa Banyak Skill yang Harus Dicantumkan di CV?

12 Juli 2026 · 3 menit baca

← Kembali ke semua artikel Tangan memilih alat dari kotak perkakas yang rapi dan penuh.

Daftar skill 25 baris terlihat produktif — sebenarnya membuat recruiter menebak mana yang benar-benar Anda kuasai. Daftar lima baris terlalu tipis jika lowongan meminta stack spesifik.

Sweet spot untuk kebanyakan CV profesional di Indonesia: 8–12 skill, disesuaikan dengan deskripsi job di JobStreet atau LinkedIn.

Mengapa 8–12, bukan 20 atau 5

Recruiter dan ATS mencocokkan kata kunci spesifik — “SQL”, “Google Analytics 4”, “negosiasi vendor”, bukan awan kata generik. Terlalu banyak skill = noise; terlalu sedikit = gap yang tidak perlu.

Fresh graduate tanpa pengalaman kerja formal? Range sama, tapi isinya dari kuliah, magang, proyek — lihat skill di CV tanpa pengalaman.

Rasio hard skill vs soft skill 70/30

Sekitar 70% hard skill (tools, metode, bahasa pemrograman, regulasi) dan 30% soft skill yang bisa Anda buktikan di bullet pengalaman.

Soft skill di bagian Skill tanpa backup di Pengalaman (“team player”, “detail-oriented”) jarang membantu ATS — lihat mengapa frasa itu lemah.

Contoh hard skill untuk marketing di Jakarta: Meta Ads Manager, GA4, SQL dasar, Canva, A/B testing email. Soft yang ok jika ada bukti: “facilitasi stakeholder” jika Anda pernah memimpin rapat lintas divisi dengan outcome.

Cara memilih skill yang masuk cut

  1. Salin 5–8 requirement wajib dari lowongan — itu inti daftar.
  2. Tambah 2–4 skill adjacency yang Anda kuasai dan relevan (misalnya lowongan minta React, Anda kuat Vue — cantumkan Vue + konsep transferable, jangan 15 framework).
  3. Buang skill basi (Office “mahir” tanpa konteks) kecuali lowongan eksplisit minta.
  4. Bahasa: jika bilingual, masukkan di bagian Bahasa dengan level jelas, bukan di skill generik.

Ulangi daftar per lamaran — spam satu CV identik ke 30 lowongan membuat bagian skill tidak match keyword.

Contoh: 10 skill dengan split 70/30

Lowongan: Digital Marketing Specialist (e-commerce)

Hard (7): Google Analytics 4, Google Tag Manager, Meta Ads Manager, SQL (query dasar), Excel (pivot, VLOOKUP), A/B testing, copywriting performance Soft (3): Koordinasi vendor kreatif, presentasi insight ke manajemen, manajemen deadline campaign

Setiap soft skill punya mirror di bullet pengalaman — bukan hanya label.

Format di CV

  • Kelompokkan jika perlu: Analitik, Paid media, Tools.
  • Hindari bar skill 1–100% kecuali template memaksa dan lamaran ke manusia.
  • Jangan duplikasi: jika SQL sudah di skill, bullet pengalaman bisa fokus outcome, bukan ulang “menggunakan SQL”.

Target 8–12 skill yang overlap job posting plus bukti di pengalaman — itu yang membuat section Skill bekerja di pasar kerja Indonesia yang kompetitif tanpa terlihat keyword stuffing (panduan ulang kata kunci).

Role-specific examples

Finance: SAP, Hyperion, consolidation, audit, English report writing. Ops: Lean, Six Sigma, vendor management, WMS. CS: Zendesk, SLA, retention, escalation.

Tailor 8–12 from posting each apply.

Skill section vs embedded in bullets

Tools can live in bullets only if space tight — dedicated Skill section helps ATS scan.

Remove obsolete

Flash, old Adobe version — unless job asks; keeps list credible.

Ringkasan untuk lamaran di Indonesia

Lowongan formal sering meminta CV PDF plus form online terpisah — isi form dengan konsisten dates/jabatan dengan CV. Untuk perusahaan multinasional, pertimbangkan versi tanpa foto dan layout satu kolom agar ATS portal tidak salah parse. Untuk perusahaan lokal, foto formal dan ringkasan profil tiga baris masih umum.

Sebelum kirim: spell-check nama perusahaan, pastikan angka metric konsisten, dan sesuaikan daftar skill dengan keyword posting (tanpa stuffing). Duplikasi CV per lowongan lebih efektif daripada satu CV generik ke puluhan role berbeda.

Simple CV memungkinkan Anda mengunduh ulang PDF setelah edit tanpa biaya — manfaatkan untuk iterasi cepat setelah feedback mentor karier atau job fair kampus.

Siap menerapkannya?

Buat CV gratis
Simple CV

Dibangun dengan integritas. Gratis selamanya.

Blog Kebijakan Privasi Ketentuan FAQ Fitur

© 2026 Simple CV. Kami serius.